Tag Archives: tips dan trik

Cara Setting CCTV Online Agar Bisa Terlihat di PC atau Smartphone Anda

Setting cctv online – Perkembangan teknologi dewasa ini sudah berkembang dengan pesat termasuk teknologi CCTV. Teknologi CCTV ini membantu manusia dalam berbagai bidang terutama menjaga keamanan di lingkungan seperti rumah, kantor dan sebagainya. Saat ini, teknologi CCTV sudah berkembang dengan mudahnya mengakses CCTV di PC atau smartphone anda. Dimana DVR ( digital video recorder) terhubung secara langsung dengan PC atau smartphone anda. Secara umum, kamera CCTV telah terpasang di beberapa titik di tempat tertentu dan hasil rekaman CCTV ditampilkan di monitor melalui DVR.

Namun saat ini tidak hanya dapat dilihat di monitor melalui DVR, anda juga dapat melihat hasil rekaman CCTV melalui PC anda atau smartphone anda. Hal ini akan membantu anda dalam mengontrol lokasi yang menurut anda rawan atau terdapat barang penting dan berharga di lokasi tersebut. Pada artikel ini akan membahas tentang cara setting CCTV online agar bisa terlihat di PC atau smartphone anda.

Pada dasarnya mensetting CCTV secara online hampir serupa dengan memasang kamera CCTV secara manual. Namun hal yang membedakan harus terhubung dengan jaringan internet pada saat proses instalisasi. Berikut ini beberapa cara setting CCTV online agar bisa terlihat di PC atau smartphone anda, antara lain:

1. Siapkan nama domain

Setelah selesai setting DVR ( digital video recorder) dan setting port forwarding pada jaringan internet anda maka anda juga harus menyiapakan nama domain. Pertama kali anda harus mendaftar nama domain yang tidak boleh sama dengan orang lain atau dengan kata lain nama domain tersebut belum ada. Setelah menyiapkan nama domain maka anda juga perlu memilih DDNS service bisa secara gratis atau berbayar. Nama domaian yang telah ada buat nantinya akan diisikan pada settingan modem atau jaringan internet lainnya ( login modem 192.168.1.1. access management DDNS. Anda harus mengisikan nama domain, username, password, dan email). Selain itu, pada DVR juga harus di setting CCTV online ( menu terus pilih network dan pilih DDNS).

2. Setting port forwarding pada modem

Langkah kedua pada setting CCTV online yaitu mengatur atau setting port forwarding pada modem. Biasanya modem yang digunakan modem speedy atau indihome. Anda harus pilih port yang telah anda tentukan misalnya port 80 dan local IP address 192.168.1.100). Dimana nantinya port yang anda tentukan tersebut digunakan untuk mengisi settingan network pada DVR dan setingan aplikasi mobile viewer pada smartphone anda seperti Asee atau Assee+

3. Setting DVR ( digital video recorder)

Langkah selanjutnya berkaitan dengan pengaturan DVR sebagai alat perekam. Seperti halnya setting port forwarding pada modem yaitu anda harus mengisi data berupa local IP address 192.168.1.100, port 80 dan setting network DDNS seperti hostname, username dan sebagainya. Selanjutnya anda harus klik edit account dan masukan password yanga akan digunakan login sehingga anda dapat melihat hasil CCTV dari PC, laptop atau smartphone anda. Langkah yang terakhir yaitu pengisian data DNS server, dimana DNS server dapat dilihat melalui login moden ( login modem dan masuk ke status).

Demikianlah penjelasan secara singkat namun mendalam terkait cara setting CCTV online agar bisa terlihat di PC atau smartphone anda. Bagi anda yang ingin memasang CCTV sebaiknya anda menghubungi kami. Kami dari JakartaCCTV menyediakan beragam security system dari kamera pengawas atau CCTV hingga alarm rumah. Produk yang kami sediakan sangat berkualitas dan tahan lama. Kami memberikan garansi hingga dua tahun serta jaminan backup unit selama produk diservis. Jangan ragu lagi hubungi kami dengan berkunjung ke website resmi kami www.jakartacctv.co.id.

Cara Menjaga File Dengan VeraCrypt

Cara Menjaga File
Pusat Penyimpanan Data

Pernahkah anda memikirkan cara menjaga file yang sangat aman agar data anda betul-betul tidak diakses sembarangan dan tidak ada orang lain dapat membukanya.., atau bagaimana sebuah militer mengamankan datanya sehingga para hackers tidak dapat mengaksesnya..? Maka jawabannya adalah dengan menggunakan fasilitas enkripsi, untuk itulah kita akan membahas cara menjaga file dengan VeraCrypt dan bagaimana ia digunakan.

Mengenal Apa Itu Enkripsi

Kata enkripsi berasal dari bahasa Yunani kryptos yang artinya rahasia. Bahkan duhulu kala metode ini sudah ada, tetapi seiring waktu berjalan maka skema enkripsi selalu berubah-ubah demi menjaga kerahasiaan dimana tujuannya untuk menjaga informasi didalamnya agar sampai di tempat yang benar.

Enkripsi adalah proses menjaga informasi/data dengan mengunci informasi tersebut agar tidak dapat dibaca kecuali yang memiliki otoritas yang dapat membukanya seperti dengan key public atau private key. Biasanya metode ini sering di gunakan di instansi militer demi mengamankan data politik dan informasi rahasia pemerintah. Tapi saat ini kita pun juga dapat melakukan metode ini, caranya dengan menggunakan aplikasi yang mendukung fitur enkripsi. Salah satu aplikasi yang dapat di gunakan adalah Veracrypt.

Veracrypt adalah perangkat lunak enkripsi disk open source gratis untuk Windows, Mac OS dan Linux yang bermanfaat untuk enkripsi sistem dan partisi sehingga kebal terhadap perkembangan serangan baru termasuk brute force sekalipun sehingga ini merupakan cara menjaga file terbaik yang ada saat ini.

Fitur-Fitur utama VeraCrypt adalah:

  • Membuat disk terenkripsi virtual dalam file dan me-mountnya sebagai disk asli.
  • Mengenkripsi atau mengunci seluruh partisi agar tidak mudah di akses oleh orang lain.
  • Mengenkripsi partisi atau drive tempat Windows diinstalasi.
  • Enkripsi otomatis dan real-time.
  • Enkripsi dapat dipercepat dengan adanya prosesor modern.

Jadi walau Veracrypt memiliki keamanan sangat tinggi, ia juga memerlukan sebuah password yang sangat sulit yang terdiri dari beberapa kombinasi angka, huruf kapital dan huruf kecil berserta simbol.

Cara Menjaga File Dengan VeraCrypt

Pertama silahkan mengunduh aplikasinya di link berikut disini agar cara menjaga file dengan VeraCypt nya bisa dimulai. Kemudian ikuti langka di bawah ini dengan benar:

  1. Pada tahap ini saya asumsikan anda telah menginstall aplikasinya dengan benar dan berhasil.
  2. Silahkan buka aplikasi VeraCrypt anda, disana anda lihat driver a-z yang dapat dipilih, silahkan memilih salah satunya dalam hal ini saya memilih A.
  3. Sementara anda memilih A, lalu pilih Created Volume dan akan menampilkan Menu VeraCrypt Volume Creation Wizard > Next > Lalu Select File untuk memilih letak file dimana data itu akan di simpan nantinya.
  4. Selanjutnya pilih Next pada menu Volume Size dan tentukan ukuran volume yang anda butuhkan untuk menyimpan data yang ingin anda amankan nantinya.
  5. Masukkan password yang sulit dan panjang lalu pilih Next.
  6. Setelah semuanya selesai silahkan memilih Format, dan file anda berhasil di amankan.

Setelah berhasil cara menjaga file dengan VeraCrypt tentu saja sewaktu-waktu kita ingin mengakses data kita kembali. Caranya adalah:

  1. Silahkan membuka aplikas VeraCrypt anda, lalu pilih Select File.. untuk memilih file yang sebelumnya sudah di amankan.
  2. Setelah berhasil memilih filenya, pilihlah drive antara A-Z lalu klik Mount.
  3. Terakhir anda akan di minta memasukkan password dengan benar, dan file anda dapat di lihat dengan membuka This PC.

Cara Kerja Enkripsi

Enkripsi
Cara Kerja Enkripsi

Public Key atau enkripsi asimetris menggunakan penerima Public Key serta mencocokan Private Key. Dimana Public Key fungsinya untuk menambahkan beberapa item/file ke dalam file yang telah di enkripsi. Sedangkan Private Key hanya dapat mengakses dan membaca file yang sudah ada di dalam file yang telah di enkripsi.

Semoga informasi cara menjaga file dengan VeraCrypt ini dapat bermanfaat buat anda.